| Buaya Terkapar di Mapolda Sumbar |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator | |
| Senin, 30 November 2009 | |
|
Itulah aksi teaterikal Cinta Indonesia Cinta KPK (CiCak) Sumatera Barat di Mapolda Sumbar terkait kriminalisasi KPK yang dilakukan oleh jajaran Mabes Polri terhadap dua pimpinan KPK non aktif Bibit Srianto dan Chandra M Hamzah. "Penyebaran hasil penyadapan KPK dalam sidang di MK sudah jelas bahwa polisi itulah yang melakukan rekayasa terhadap dua orang tampuk Pimpinan KPK yang saat ini dinonaktifkan," kata Koodinator Aksi CiCak Sumbar, Andi Desmon. Dalam aksi yang mereka lakukan yang mendapat pengawalan ketat dari polisi tersebut menuntut agar segera menghentikan kriminalisasi terhadap dua orang komisioner KPK Bibit dan Chandradan penggiat anti korupsi lainnya oleh aparat penegak hukum terutama Polri. Mereka juga meminta pada Polri bekerja secara profesional dan independent, serta semua orang yang masuk dalam rekaman penyadapan KPK yang ditayangkan dalam sidang MK untuk diusut secara tuntas oleh penegak hukum. Serta Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kriminaliasi KPK bekerja secara sungguh-sungguh dan tidak main-main. Dan menghimbau masyarakat Sumatera Barat untuk mendukung solidaritas ini dengan memberikan tabur bunga di depan Polda Sumbar sebagai simbol pendukung KPK dan keprihatinan atas mati surinya keadilan. Aksi tersebut berkahir pada pukul 11.15 dengan menabur bunga di pintu gerbang Polda Sumbar serta menggotong salah satu peserta yang disimbolkan buaya yang tewas setelah dihajar Cicak yang dilengkapi oleh karangan bunga yang didalamnya terdapat foto buaya. Aksi tersebut terdiri dari 20 lembaga Ngo dan mahasiswa. (rus) |
“Menggalang Langkah Bersama” Menjawab Tuntutan LSM se-Sumatera
Satu dekade pasca reformasi posisi LSM sebagai salah satu komponen inti dalam masyarakat sipil masih belum membaik. Kepercayaan dan dukungan dari masyarakat terhadap LSM malah semakin menurun. I...
Garda Era Salurkan Bantuan Korban Gempa Di Koto Tangah
Turut dalam aksi peduli terhadap korban gempa, Garda Era menyalurkan paket bantuan berupa beras, mie, air mineral, perlengkapan mandi, dan perlengkapan tidur. Bantuan ini disalurkan di Kecamatan Koto ...
Cemara PKBI, Pusat Informasi dan Konseling Remaja
Persatuan Keluarga Berencana Indonesia atau yang disingkat menjadi PKBI merupakan sebuah LSM yang bergerak di bidang kesehatan reproduksi masyarakat. Sasarannya adalah semua lapisan usia masyarakat ba...
PAHAM Sumbar Kerahkan Relawan Untuk Korban Gempa
PAHAM Sumbar, secara kelembagaan, memang tidak melakukan aktivitas tanggap darurat, akan tetapi, relawan-relawan PAHAM banyak terlibat menjadi relawan kemanusiaan di berbagai organisasi yang ada, term...
YCM Bantu Korban Gempa
PADANG—Yayasan Citra Mandiri (YCM) menyalurkan bantuan korban bencana alam kepada mahasiswa dan para pelajar Mentawai yang sedang menuntut ilmu di Padang. Bantuan tersebut disalurkan pada ...
Scedei Salurkan Bantuan Uang Rp 50 Ribu Untuk Korban Gempa
Pasca gempa 30 September 2009 scedei telah banyak melakukan berbagai aktivitas tanggap darurat di antaranya mendirikan posko peduli korban gampo dan menyalurkan bantuan barang berupa sembako, tenda, s...
Euforia kebebasan pasca runtuhnya rezim Soeharto tahun 1998 ditandai oleh menjamurnya beragam organisasi masyarakat sipil (civil society organizations) di Indonesia. LSM/Ornop sebagai sebuah organisasi masyarakat sipil yang sebelumnya tidak begitu “diminati” - pasca tahun 1998 menjadi sebuah organisasi yang sangat populer, yang dalam kurun waktu sangat singkat berdiri dalam jumlah besar di Indonesia......
Pembusukan tersebut tidak hanya karena ulah orang-orang yang berada di luar LSM namun juga ulah LSM itu sendiri. Wajar kalau saat ini besar tekanan yang mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas LSM.
| Tentang Filantropi di KPMM |
| Donasi |
| Visits today: | 11 |
| Visits yesterday: | 20 |
| Visits month: | 199 |
| Visits total: | 85128 |