Lupa Password? Belum punya account? Daftar
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
Member Area

.:: Sekretariat Maya KPMM ::.

Monday
Sep 06th
Home
LSM Harus Segera Lakukan Reposisi Peran PDF Print E-mail
Ditulis oleh Kompas   
Kamis, 26 April 2007
Jakarta, Kompas - Setelah lima tahun berjalan pada era reformasi, lembaga swadaya masyarakat yang selama ini aktif melakukan penguatan masyarakat sipil ternyata belum berhasil menunjukkan perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Karena itu, LSM harus segera mereposisi peran mereka, terlebih setelah rezim Orde Baru jatuh, disusul dengan melemahnya posisi negara terhadap pasar internasional.

LSM diminta untuk tidak hanya terperangkap dalam aksi perlawanan terhadap kekuatan hegemonik yang cuma mengandalkan pada komitmen moral belaka, namun juga harus diimbangi dengan kemampuan manajerial, punya metode yang strategis, dan informatif pada masyarakat.

Reposisi peran LSM ini muncul dalam diskusi "Perlukah LSM Melakukan Shifting of Paradigm?: Good Governance sebagai Alternatif" yang diselenggarakan Indonesian Institute for Civil Society di Wisma PKBI, Jakarta, Kamis (18/9). Pembicara yang hadir adalah Fajar Sudarwo (aktivis LSM Satu Nama), Meuthia Ganie Rochman (peneliti dari Laboratorium Sosiologi Universitas Indonesia), dan Ray Rangkuti (Direktur Eksekutif Komite Independen Pemantau Pemilu).

Menurut Meuthia, setelah Indonesia masuk dalam era reformasi, ternyata pembaruan yang berusaha dilakukan oleh LSM selama ini tidak juga menunjukkan hasil. Seharusnya hal ini menjadi sebuah pertanyaan yang harus dijawab oleh para pegiat LSM.

"Komunitas LSM itu sebenarnya adalah anak emas dari civil society, tetapi kenapa mereka tidak berhasil melakukan perubahan? Apakah ada yang salah dengan konsep gerakan yang dilakukan LSM-LSM Indonesia," jelas Meuthia.

Ia menambahkan, selaku peneliti sosial, ia melihat bahwa LSM di Indonesia terperangkap pada upaya-upaya untuk melawan kekuatan hegemonik, baik dari negara maupun dari lembaga-lembaga keuangan internasional. Ternyata upaya melawan kekuatan hegemonik ini tidak didukung kemampuan logistik dan manajerial yang baik serta metode yang strategis. LSM cenderung melupakan aspek logistik, manajerial, serta bekerja dengan menggunakan metode yang strategis.

Sulit transparan

Fajar dari LSM Satu Nama yang selama ini aktif sebagai pegiat LSM mengatakan bahwa proses transparansi di dalam tubuh LSM sangat sulit terjadi. Transparansi ini terlihat dari ketidakikhlasan LSM melaporkan soal akuntabilitas keuangan serta pergantian kepemimpinan di dalam struktur LSM.

"Jika LSM tidak segera mereposisi perannya dan memperbaiki diri, sebenarnya hanya tinggal tunggu waktu kapan rakyat membubarkan LSM, seperti yang pernah terjadi di Cile. Sebab, saat ini stigma masyarakat terhadap LSM sudah negatif," jelas Fajar.

Padahal, masih banyak pegiat-pegiat LSM yang masih punya idealisme yang tinggi untuk bisa berpihak pada rakyat. Namun, kata Fajar, justru mereka yang masih baik ini sudah tertutup dengan perilaku pegiat-pegiat LSM lain yang hanya mengejar proyek.

Ray Rangkuti dari KIPP mengatakan, meskipun masyarakat banyak yang kecewa dengan kehadiran LSM-LSM, ini adalah pilihan yang lebih baik ketika suasana negara masih juga tidak baik. Dengan semakin banyaknya organisasi sipil yang mengawasi kinerja negara akan semakin mendorong pelaksanaan proses demokrasi di Indonesia. (vin)

 
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/3
Tujuh Bulan Peran LSM dan Organisasi Masyarakat Madani dalam Penanganan Bencana G 30 S 2009 Gempa pada tanggal 30 September 2009 telah menggugah kehadiran para pihak dari seluruh dunia untuk ikut membantu penanganan akibat-akibatnya. Pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, media serta organisasi masyarakat madani yang diwakili LSM dan organisasi masyarakat madani lainnya dari lokal, nasional dan internasional tercatat berperan aktif dalam upaya-upaya tersebut. Peran tersebut sedikit banyak cukup membantu para korban dalam merehabilitasi kehidupan mereka sedikit lebih baik. Berbagai upaya ditawarkan mulai dari pemberian bantuan makanan dan rehabilitasi mental pada masa-masa tanggap bencana, pembangunan rumah sementara, perbaikan penyediaan air bersih dan MCK, promosi bidang kesehatan hingga bantuan kesehatan reproduksi dan advokasi bagi korban-korban yang mengalami ketidakadilan di lapangan.
Baca selengkapnya...
 
Sekretariat
Meneropong Kesiapan LSM untuk Tranparansi dan Akuntabilitas  Nama LSM mungkin tidak asing lagi di telinga masyarakat. Apalagi pasca Soeharto jatuh, LSM banyak berdiri bak cendawan tumbuh di musim hujan yang tak pelak memiliki tujuan-tujuan yang mera...
Kliping
Image “Menggalang Langkah Bersama” Menjawab Tuntutan LSM se-Sumatera  Satu dekade pasca reformasi posisi LSM sebagai salah satu komponen inti dalam masyarakat sipil masih belum membaik. Kepercayaan dan dukungan dari masyarakat terhadap LSM malah semakin menurun. I...
 
Garda Era
Image Garda Era Salurkan Bantuan Korban Gempa Di Koto Tangah Turut dalam aksi peduli terhadap korban gempa, Garda Era menyalurkan paket bantuan berupa beras, mie, air mineral, perlengkapan mandi, dan perlengkapan tidur. Bantuan ini disalurkan di Kecamatan Koto ...
PKBI Sumbar
Image Cemara PKBI, Pusat Informasi dan Konseling Remaja Persatuan Keluarga Berencana Indonesia atau yang disingkat menjadi PKBI merupakan sebuah LSM yang bergerak di bidang kesehatan reproduksi masyarakat. Sasarannya adalah semua lapisan usia masyarakat ba...
 
LP2M
Image Mubes LP2M: Penguatan Organisasi Menghadapi Perubahan Lingkungan Strategis LSM selaku lembaga yang selalu menyuarakan demokratisasi dan transparansi dalam menjalankan fungsi kontrolnya terhadap pemerintahan tentu wajib mengemban nilai demokratis. Dan regenerasi kepemimpinan ...
PAHAM Sumbar
Image PAHAM Sumbar Kerahkan Relawan Untuk Korban Gempa PAHAM Sumbar, secara kelembagaan, memang tidak melakukan aktivitas tanggap darurat, akan tetapi, relawan-relawan PAHAM banyak terlibat menjadi relawan kemanusiaan di berbagai organisasi yang ada, term...
 
KABISAT Indonesia
LAPORAN ASESMENT CEPAT BENCANA LAPORAN ASESMENT CEPAT BENCANA GALODO NAGARI MALALAK TIMUR, KECAMATAN MALALAK KABUPATEN AGAM( Kamis, November 2008)Oleh: Tim Kabisat Indonesia Kronologis  BencanaTanah longsor yang  menyebab...
TOTALITAS
Image Totalitas Bantu Trauma Healing Bekerjasama dengan GenAssist Totalitas telah mendistribusikan paket bantuan kepada para korban bencana Gempa 30 September lalu. Bantuan uang tunai dari GenAssist sejumlah Rp30.000.000,- dikelola oleh ...
 
YCM
Image YCM Bantu Korban Gempa PADANG—Yayasan Citra Mandiri (YCM) menyalurkan bantuan korban bencana alam  kepada mahasiswa dan para pelajar Mentawai yang sedang menuntut ilmu di Padang. Bantuan tersebut disalurkan pada ...
SCEDEI
Image Scedei Salurkan Bantuan Uang Rp 50 Ribu Untuk Korban Gempa Pasca gempa 30 September 2009 scedei telah banyak melakukan berbagai aktivitas tanggap darurat di antaranya mendirikan posko peduli korban gampo dan menyalurkan bantuan barang berupa sembako, tenda, s...
   

Jajak Pendapat

Perlukah nilai-nilai Terbuka dan Bertanggungjawab dipratekkan oleh LSM?
 

Kutipan

Pembusukan tersebut tidak hanya karena ulah orang-orang yang berada di luar LSM namun juga ulah LSM itu sendiri. Wajar kalau saat ini besar tekanan yang mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas LSM.

Terbaru di Gallery


 

 

 

 

Page Rank

Google PageRank Plus