|
|
|
|
PROFIL SINGKAT KPMM SEJARAH KELAHIRAN KONSORSIUM Euforia kebebasan pasca runtuhnya rezim Soeharto tahun 1998 ditandai oleh menjamurnya Implikasinya, dalam waktu singkat, muncul berbagai sorotan dan kritik tajam terhadap prilaku aktifis dan lembaga yang dinilai semakin jauh dari identitas dan integritas sebuah LSM/Ornop. Sejumlah LSM/Ornop telah menunjukkan ketidakjelasan visi, misi, nilai, dan aktifitas programnya ditengah masyarakat. Banyak LSM/Ornop yang tidak punya focus yang jelas dan programnya berubah-rubah dari waktu ke waktu sesuai dengan ketersediaan dana dari lembaga donor atau proyek pemerintah. Beberapa LSM dapat saja bergeser kegiatannya dari soal-soal income generation activities ke pengelolaan lingkungan hidup, bergeser keurusan reproduksi dan hak-hak perempuan, kemudian masalah buruh, hak asasi manusia, resolusi konflik dan seterusnya (Eka Budianta). Tidak jarang ditemui LSM/Ornop didirikan atas dasar motif-motif kekuasaan/ politis atau meperkaya diri para pendiri atau stafnya. Kenyataan memperlihatkan bahwa bagaimanapun juga banyak organisasi-organisasi yang menamakan dirinya LSM yang didirikan setelah Soeharto jatuh, mempunyai tujuan-tujuan yang meragukan dan beberapa diantaranya terlibat dalam kecurangan (malpractice) sehingga merugikan citra LSM pada umumnya (Meuthia Ganie-Rochman). Karakter LSM/Ornop semacam ini telah membentuk opini negative terhadap LSM/Ornop yang mengakibatkan terjadinya krisis kepercayaan yang sangat buruk terhadap LSM/Ornop. Secara umum kritik banyak ditujukan kepada kondisi governance, akuntabilitas dan legitimasi LSM/Ornop yang selama ini terabaikan. Menyikapi situasi ini, beberapa LSM/Ornop di Sumatera Barat mulai menyadari perlunya memprakarsai upaya-upaya untuk memperbaiki dan mengatur diri sendiri (self regulation) guna mencegah kerusakan yang lebin sistematis terhadap eksistensi LSM. Kesadaran dan komitmen bersama ini kemudian diwujudkan dengan mendeklarasikan Konsorsium Pengembangan Masyarakat Madani (KPMM) yang sekarang beranggotakan 12 LSM di Sumatera Barat. Dalam mencapai visinya mewujudkan masyarakat madani, KPMM telah merumuskan issu dan strategi bersama yakni mendorong transparansi dan akuntabilitas LSM/Ornop. Pembenahan governance, transparansi dan akuntabilitas, legitmasi LSM./Ornop di nilai sebagai landasan awal dalam memulihkan kepercayaan dan dukungan publik terhadap LSM/Ornop.
VISI DAN MISI KPMM Visi: Terwujudnya nilai-nilai Masyarakat Madani di kalangan LSM/Ornop dan masyarakat. Misi:
BENTUK DAN AZAS: 1. Organisasi ini berbentuk Perkumpulan 2. Organisasi ini berazaskan :
LEMBAGA ANGGOTA KPMM 1. Garda Era Sumbar 2. Kabisat Indonesia 3. Yayasan Pusaka 4. LP2M Padang 5. P3SD Padang 6. PAHAM Sumbar 7. PKBI Sumbar 8. SCEDEI 9. Totalitas 10. Yayasan Citra Mandiri
PENGELOLA KPMM PERIODE 2009-2012
Majelis Anggota (MA) Ketua : Dwi Bertha (LP2M) Sekretaris : Ismet (P3SD) Anggota : Davy Hendri (Garda Era) Anggota : M. Ridha (Garda Era) Anggota : Lusi Herlina (LP2M) Anggota : Zulfadli Muchtar (P3SD) Anggota : Fitri Yeni (PAHAM Sumbar) Anggota : Zulhesni (PAHAM Sumbar) Anggota : Sandang Paruhum (Yayasan Citra Mandiri) Anggota : Sisca (Yayasan Citra Mandiri) Anggota : Alison (Kabisat Indonesia) Anggota : Rusli (Kabisat Indonesia) Anggota : Nelti Anggraini (Pusaka) Anggota : Sudarto (Pusaka) Anggota : Epaldi (SCEDEI) Anggota : Teddy Alfonso (SCEDEI) Anggota : Firdaus Jamal (PKBI Sumbar) Anggota : Dahlia Taviano (PKBI Sumbar) Anggota : Yoserizal (Totalitas) Anggota : Netti (Totalitas)
Dewan Peneggakan Pedoman Perilaku Arif Rahman (Eksternal) Khairul Fahmi (Eksternal) Ramadhaniati (Internal/LP2M)
Badan Pelaksana Direktur Eksekutif : Khairul Amri
KPMM sejak tahun 2008 adalah Organizational Stakeholder pada Global Reporting Initiative.
|
Pembusukan tersebut tidak hanya karena ulah orang-orang yang berada di luar LSM namun juga ulah LSM itu sendiri. Wajar kalau saat ini besar tekanan yang mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas LSM.
| Visits today: | 14 |
| Visits yesterday: | 26 |
| Visits month: | 142 |
| Visits total: | 85071 |