Lupa Password? Belum punya account? Daftar
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
Member Area

.:: Sekretariat Maya KPMM ::.

Monday
Sep 06th
Home arrow Profil arrow Sekretariat KPMM
PDF Print E-mail

 Image

PROFIL SINGKAT KPMM 

SEJARAH KELAHIRAN KONSORSIUM

 Euforia kebebasan  pasca runtuhnya rezim Soeharto tahun 1998 ditandai oleh menjamurnyaImage beragam organisasi masyarakat sipil (civil society organizations) di Indonesia. LSM/Ornop sebagai sebuah organisasi masyarakat sipil yang  sebelumnya tidak begitu “diminati” - pasca tahun 1998 menjadi sebuah organisasi yang sangat populer, yang dalam kurun waktu sangat singkat  berdiri dalam jumlah besar di Indonesia.  Fenomena ini juga melanda Sumatera Barat dengan  munculnya nama-nama baru yang menyebut dirinya  LSM/Ornop. Pertumbuhan LSM/Ornop yang sedemikian pesat ini, dapat dipandang sebagai era bangkitnya masyarakat sipil di Indonesia, namun disisi lain kesempatan ini  telah  dimamfaatkan oleh beberapa pihak untuk berbagai kepentingan.

Implikasinya, dalam waktu singkat, muncul berbagai sorotan dan kritik tajam  terhadap prilaku aktifis dan lembaga  yang dinilai  semakin jauh dari identitas dan integritas  sebuah LSM/Ornop. Sejumlah LSM/Ornop telah menunjukkan ketidakjelasan visi, misi, nilai, dan aktifitas programnya ditengah masyarakat.  Banyak LSM/Ornop yang tidak punya focus yang jelas dan programnya berubah-rubah dari waktu ke waktu sesuai dengan ketersediaan dana dari lembaga donor atau  proyek  pemerintah.  Beberapa LSM dapat saja bergeser kegiatannya dari soal-soal income generation activities ke pengelolaan lingkungan hidup, bergeser keurusan reproduksi dan hak-hak perempuan, kemudian masalah buruh, hak asasi manusia, resolusi konflik dan seterusnya (Eka Budianta).   Tidak jarang ditemui  LSM/Ornop didirikan atas dasar motif-motif kekuasaan/ politis atau meperkaya diri  para pendiri atau stafnya. Kenyataan memperlihatkan bahwa bagaimanapun juga banyak organisasi-organisasi yang menamakan dirinya LSM yang didirikan setelah Soeharto jatuh, mempunyai tujuan-tujuan yang meragukan dan beberapa diantaranya terlibat dalam kecurangan (malpractice) sehingga merugikan citra LSM pada umumnya (Meuthia Ganie-Rochman). Karakter LSM/Ornop semacam ini telah membentuk opini negative terhadap LSM/Ornop  yang mengakibatkan terjadinya  krisis kepercayaan yang sangat buruk terhadap LSM/Ornop. Secara umum kritik banyak ditujukan kepada kondisi governance, akuntabilitas dan legitimasi  LSM/Ornop yang selama  ini terabaikan.

Menyikapi situasi ini, beberapa LSM/Ornop di Sumatera Barat mulai menyadari perlunya memprakarsai upaya-upaya untuk memperbaiki dan mengatur diri sendiri (self regulation) guna mencegah  kerusakan yang lebin sistematis terhadap eksistensi  LSM.  Kesadaran dan komitmen bersama ini kemudian diwujudkan dengan mendeklarasikan Konsorsium Pengembangan Masyarakat Madani (KPMM) yang sekarang beranggotakan 12 LSM di Sumatera Barat. Dalam mencapai visinya mewujudkan masyarakat madani, KPMM telah merumuskan issu dan strategi bersama  yakni mendorong transparansi dan akuntabilitas LSM/Ornop. Pembenahan governance, transparansi dan akuntabilitas,  legitmasi LSM./Ornop di nilai sebagai landasan awal dalam memulihkan kepercayaan dan dukungan publik terhadap LSM/Ornop.

 

VISI DAN MISI KPMM 

Visi:

Terwujudnya nilai-nilai Masyarakat Madani di kalangan LSM/Ornop dan masyarakat.

Misi:

    1. a. Penerapan nilai-nilai Masyarakat Madani (Civil Society)
    2. b. Mendorong penerapan nilai-nilai Masyarakat Madani di kalangan LSM/Ornop  lain dan Masyarakat.
    3. c. Mempengaruhi Kebijakan Publik yang berkaitan dengan nilai-nilai masyarakat madani.
    4. d. Mendorong terjadinya transformasi social pada multi pihak untuk mewujudkan masyarakat madani (Civil Society)

BENTUK DAN  AZAS: 

1. Organisasi ini berbentuk Perkumpulan

2. Organisasi ini berazaskan :           

  • a. Non Partisan           
  • b. Profesional           
  • c. Independen           
  • d. Transparan            
  • e. Akuntabilitas           
  • f.  Kesetaraan dan Keadilan Jender           
  • g. Anti Diskriminatif           
  • h. Kerelawanan 
  • j. Demokratis.           

 

LEMBAGA ANGGOTA KPMM 

1.       Garda  Era Sumbar

2.       Kabisat Indonesia

3.       Yayasan Pusaka

4.       LP2M Padang

5.       P3SD Padang

6.       PAHAM Sumbar

7.       PKBI Sumbar

8.       SCEDEI

9.      Totalitas

10.    Yayasan Citra Mandiri

 

PENGELOLA KPMM PERIODE 2009-2012

 

Majelis Anggota (MA)           

Ketua               : Dwi Bertha (LP2M)

Sekretaris        : Ismet   (P3SD) 

Anggota            : Davy Hendri (Garda Era)           

Anggota            : M. Ridha (Garda Era)           

Anggota            : Lusi Herlina  (LP2M)           

Anggota            : Zulfadli Muchtar  (P3SD)           

Anggota            : Fitri Yeni (PAHAM Sumbar)            

Anggota            : Zulhesni (PAHAM Sumbar)           

Anggota            : Sandang Paruhum (Yayasan Citra Mandiri)           

Anggota            : Sisca (Yayasan Citra Mandiri)        

Anggota            : Alison (Kabisat Indonesia)           

Anggota            : Rusli (Kabisat Indonesia)           

Anggota            : Nelti Anggraini   (Pusaka)           

Anggota            : Sudarto (Pusaka)            

Anggota            : Epaldi (SCEDEI)           

Anggota            : Teddy Alfonso (SCEDEI)           

Anggota            : Firdaus Jamal  (PKBI Sumbar)       

Anggota            : Dahlia Taviano (PKBI Sumbar)           

Anggota            : Yoserizal (Totalitas)           

Anggota            : Netti  (Totalitas)       

 

Dewan Peneggakan Pedoman Perilaku           

Arif Rahman                       (Eksternal)           

Khairul Fahmi                     (Eksternal)           

Ramadhaniati             (Internal/LP2M)                   

  

Badan Pelaksana          

Direktur Eksekutif          : Khairul Amri

 

KPMM sejak tahun 2008 adalah Organizational Stakeholder pada Global Reporting Initiative.

 

Image 

 Image

Image 

 

Jajak Pendapat

Kutipan

Pembusukan tersebut tidak hanya karena ulah orang-orang yang berada di luar LSM namun juga ulah LSM itu sendiri. Wajar kalau saat ini besar tekanan yang mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas LSM.

Terbaru di Gallery


 

 

 

 

Page Rank

Google PageRank Plus